Handphone VS Tidur

Larangan menggunakan handphone sebelum tidur sudah sering dikumandangkan. Pasalnya, ada sejumlah kerugian fisik dari hal sederhana tersebut.

Dampak dari kecanggihan komputer cilik ini mempengaruhi keseharian kita, bahkan tanpa disadari membentuk kebiasaan pada malam hari. Keinginan untuk melihat notifikasi pesan, membuka rentetan story di Instagram yang tak berkesudahan amat menyita waktu berharga yang seharusnya dipakai untuk istirahat.

 

Dampak ‘blue light’

Kami pun telah memberitakan bahwa orang yang menggunakan handphone tepat sebelum tidur mengalami kelelahan keesokan harinya. Hal ini terjadi akibat kemiripan ‘blue light’ layar dengan cahaya matahari yang membingungkan tubuh, dan menyebabkan kurangnya kualitas istirahat dalam fase REM.

Tuck, di situs resminya, menjelaskan bahwa ‘blue light’ adalah panjang gelombang terpendek yang mampu menembus fotoreseptor retina manusia secara intens. Jadi, ketika otak manusia merasakan cahaya biru dari ponsel cerdas, ia “melihat” cahaya itu sebagai sinar matahari, dan kemudian “berpikir” itu siang hari.

Untungnya handphone zaman sekarang sudah semakin canggih dan ada yang dilengkapi dengan fitur pengatur ‘blue light’. Adapun aplikasi pengatur ‘blue light’ yang bisa diunduh kemudian diterapkan jika handphone pengguna tidak dilengkapi fitur tersebut. Namun, fitur secanggih apapun, cara yang paling optimal adalah dengan menjauhi handphone dan gadget canggih lainnya dari jangkauan tidur.

 

Mengatasi ketergantungan

Walau sulit untuk mengakui ketergantungan handphone, kebiasaan yang bisa diawasi adalah durasi penggunaannya tiap malam. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memperbaiki kebiasaan ini, dari artikel di situs Very Well Health.

  1. Biasakan diri untuk tidur tanpa handphone dan bangun kebiasaan untuk charge di luar kamar.
  2. Jika Anda butuh alarm, nyalakan airplane mode supaya tidak ada denting notifikasi yang bisa menjadi distraksi tidur.
  3. Matikan aplikasi pelacak pola tidur karena terlalu menganalisa kebiasaan tidur justru mengganggu.
  4. Sediakan waktu untuk mempersiapkan istirahat, sekitar satu jam sebelum tidur. Hal ini meliputi membangun suasana kamar yang mendukung, dan jangan lupa meminimalisir cahaya.

Mengoptimalkan lingkungan tidur, yaitu cukup menjaga fungsi kasur khusus untuk istirahat, dan turuti kondisi tubuh.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *