Relasi Hidrasi Dengan Tidur

Tingkat hidrasi kita ternyata tak hanya memberikan efek positif pada kesehatan fisik, tapi juga mempengaruhi tidur. Dampak dari kurangnya cairan dalam tubuh adalah lamban, mudah tersinggung, dan tidak bisa memberikan performa terbaik.

 

Efek negatif dehidrasi

Dehidrasi, walau sedikit saja, bisa mengganggu tidur. Ini karena dehidrasi membuat mulut dan saluran hidung menjadi kering, sehingga menyebabkan tidur mendengkur dan tenggorokan yang kering, serta suara serak di pagi hari.

Kurangnya cairan sebelum tidur juga bisa menyebabkan kram kaki di malam hari yang tentunya bisa membuat tetap terjaga. Selain itu, dehidrasi di malam hari juga membahayakan kewaspadaan, energi, dan kinerja kognitif kita di hari berikutnya.

 

Kerugian cairan yang berhubungan dengan tidur

Bahkan jika kita memulai malam cukup terhidrasi dengan baik, kita tetap akan kehilangan beberapa cairan tubuh hanya dengan bernafas saat tidur. Ini terutama benar jika kita bernapas melalui mulut, mendengkur, atau mengalami apnea tidur. Jika kita bernapas melalui hidung ketika terlelap, tidak banyak air dari tubuh yang hilang.

Kamar tidur yang terlalu kering atau terlalu hangat juga bisa menyebabkan kehilangan cairan lebih di malam hari. Sama halnya dengan olahraga intens di penghujung hari tanpa rehidrasi yang cukup. Minum alkohol berlebihan dapat memperparah skenario-skenario pengurangan cairan ini, dan dapat menyebabkan kita merasa lelah atau lesu pada keesokan harinya.

 

Hidrasi yang tepat

Hidrasi yang baik membutuhkan lebih dari sebotol air sebelum tidur. Tetap fokus untuk minum banyak cairan yang tidak mengandung kafein secara teratur sepanjang hari.

Wanita membutuhkan sekitar 91 ons setiap hari dari minuman dan makanan, sementara pria harus mencapai sekitar 125 ons. Menunggu hingga waktu tidur untuk minum akan mengganggu tidur dengan berkali-kali kunjungan ke toilet. Biasakan untuk menjaga hidrasi yang tepat seharian supaya menunjang kualitas tidur terbaik.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *